2/26/2014

Cara Mengatasi Harddisk Yang Terkena Bad Sector



Alkisah, sudah sekitar tiga tahun saya menggunakan laptop saya, dan setahun belakangan ini harddisknya terkadang rewel dan menyebalkan. Hal ini terjadi akibat beberapa faktor dan kebiasaan yang saya lakukan yaitu sebagai berikut :
1. Laptop sehari rata-rata aktif selama 18 jam. 
2. Terkadang karena keasikan menggunakan baterai lupa di charge (isi ulang) sehingga laptop lgsg turn off.
3. Kalau hang dan tidak sabaran nunggu, saya biasa langsung pake cara militer alias tekan tombol power untuk shutdown.
4. Pernah kelupaan saat laptop dalam keadaan sleep saya langsung masukkan tas dan karena terburu-buru harus presentasi langsung tancap gas naik motor dan pastinya terkena guncangan.
5. Beberapa kali format ulang karena terjangkit virus trojan dan malware.

Nah, beberapa hal di atas yang membuat saya ikhlas kalo harddisk saya kena bad sector, ya mungkin sudah nasib. Beberapa hari yang lalu, laptop ini baru di format dan install windows ulang. Semua program yang saya butuhkan telah terinstall rapi termasuk seting akun email di outlook. Namun malam harinya saat saya asik main game, tiba-tiba si lapnyop blue screen dan hang. Dengan tanpa pikir panjang cara militer terpaksa saya terapkan lagi. Walhasil saat start up dan sudah login ke window bunyi suara "dienggg" dan disertai pesan moral dari windows seperti gambar di bawah ini. Ternyata di drive C saya terdapat bad sector.


Dalam hati "mak jah, baru aja di install semua program beberapa hari yang lalu. Dah kayak gini jadinya". Selain itu pengaturan outlook hilang, beberapa program yang sudah terinstal saat dijalankan malah minta diinstall ulang kembali. Dan bikin kesel lagi, setelah saya seting ulang outlook dan beberapa program lainnya di malam hari. Keesokan harinya saya menyalakan laptop di kantor karena hendak mengecek email, lah dalah malah pengaturan saya semalam hilang dan mulai dari awal kembali. Akhirnya muter otak sambil mikir dan berkata dalam hati "saya ga bakalan instal ulang lagi, capek". Dan setelah mendapat wangsit dari mbah Google saya gunakan cara berikut :
1. Klik Start Menu > pilih Computer.



2. Klik kanan pada Local Disk (C), lalu pilih Properties 


3. Saat muncul jendela Properties, pilih Tools > klik Check now... dan klik untuk memberi centang Scan for attempt recovery of bad sectors. Kemudian klik Start.


4. Saat muncul  pesan pop-up, klik Schedule disk check. Setelah itu tutup semua aplikasi program dan restart laptop anda.


5. Saat laptop booting akan tampil proses check disk atau CHKDSK tunggu beberapa menit hingga selesai. Tampilannya akan sepeti gambar berikut.



Alhamdulillah setelah melakukan langkah-langkah di atas pengaturan dan aplikasi program saya kembali normal. Semoga artikel ini bisa membantu anda saat menghadapi masalah yang sama.


Cara Mengatasi Harddisk Yang Terkena Bad Sector



Alkisah, sudah sekitar tiga tahun saya menggunakan laptop saya, dan setahun belakangan ini harddisknya terkadang rewel dan menyebalkan. Hal ini terjadi akibat beberapa faktor dan kebiasaan yang saya lakukan yaitu sebagai berikut :
1. Laptop sehari rata-rata aktif selama 18 jam. 
2. Terkadang karena keasikan menggunakan baterai lupa di charge (isi ulang) sehingga laptop lgsg turn off.
3. Kalau hang dan tidak sabaran nunggu, saya biasa langsung pake cara militer alias tekan tombol power untuk shutdown.
4. Pernah kelupaan saat laptop dalam keadaan sleep saya langsung masukkan tas dan karena terburu-buru harus presentasi langsung tancap gas naik motor dan pastinya terkena guncangan.
5. Beberapa kali format ulang karena terjangkit virus trojan dan malware.

Nah, beberapa hal di atas yang membuat saya ikhlas kalo harddisk saya kena bad sector, ya mungkin sudah nasib. Beberapa hari yang lalu, laptop ini baru di format dan install windows ulang. Semua program yang saya butuhkan telah terinstall rapi termasuk seting akun email di outlook. Namun malam harinya saat saya asik main game, tiba-tiba si lapnyop blue screen dan hang. Dengan tanpa pikir panjang cara militer terpaksa saya terapkan lagi. Walhasil saat start up dan sudah login ke window bunyi suara "dienggg" dan disertai pesan moral dari windows seperti gambar di bawah ini. Ternyata di drive C saya terdapat bad sector.


Dalam hati "mak jah, baru aja di install semua program beberapa hari yang lalu. Dah kayak gini jadinya". Selain itu pengaturan outlook hilang, beberapa program yang sudah terinstal saat dijalankan malah minta diinstall ulang kembali. Dan bikin kesel lagi, setelah saya seting ulang outlook dan beberapa program lainnya di malam hari. Keesokan harinya saya menyalakan laptop di kantor karena hendak mengecek email, lah dalah malah pengaturan saya semalam hilang dan mulai dari awal kembali. Akhirnya muter otak sambil mikir dan berkata dalam hati "saya ga bakalan instal ulang lagi, capek". Dan setelah mendapat wangsit dari mbah Google saya gunakan cara berikut :
1. Klik Start Menu > pilih Computer.



2. Klik kanan pada Local Disk (C), lalu pilih Properties 


3. Saat muncul jendela Properties, pilih Tools > klik Check now... dan klik untuk memberi centang Scan for attempt recovery of bad sectors. Kemudian klik Start.


4. Saat muncul  pesan pop-up, klik Schedule disk check. Setelah itu tutup semua aplikasi program dan restart laptop anda.


5. Saat laptop booting akan tampil proses check disk atau CHKDSK tunggu beberapa menit hingga selesai. Tampilannya akan sepeti gambar berikut.



Alhamdulillah setelah melakukan langkah-langkah di atas pengaturan dan aplikasi program saya kembali normal. Semoga artikel ini bisa membantu anda saat menghadapi masalah yang sama.


3/25/2012

Tips Aman Saat Menggunakan Komputer Publik Menurut Microsoft



Saat anda menggunakan komputer publik (umum) di perpustakaan, warnet, kafe, bandara, dan kantor akan lebih aman jika anda mengikuti beberapa aturan sederhana berikut. Baca tips ini, untuk membantu menjaga kerahasiaan pekerjaan, info pribadi, atau informasi keuangan anda. Karena tanpa kita sadari bisa saja akun data kita terlacak atau bahkan masuk perangkap hacker yang dengan toolsnya menyebar ranjau keyloger.

1. Jangan simpan informasi logon
Selalu log out dari situs web dengan mengklik "logout" saat meninggalkan situs tersebut. Sebenarnya  anda tidak boleh sekedar menutup jendela browser atau langsung mengetik alamat lain setelah hendak meninggalkan sebuah situs.
Banyak program (terutama website jaringan sosial, web mail, dan program-program instant messenger) menggunakan fitur login otomatis yang tanpa anda sadari hal tersebut akan menyimpan nama pengguna dan sandi anda. Jangan lupa menonaktifkan opsi ini sehingga tidak ada yang dapat log in menggunakan akun anda.

2. Jangan meninggalkan komputer tanpa pengawasan jika masih terdapat informasi penting pada layar
Jika anda ingin hendak meninggalkan komputer, cobalah menutup semua program dan tutup semua layar windows yang mungkin menampilkan informasi penting (sensitif).

3. Menghapus jejak anda
Internet Explorer menawarkan InPrivate browsing yang tidak akan meninggalkan jejak kegiatan web tertentu. Untuk informasi lebih lanjut, lihat fitur Internet Explorer 9 : InPrivate Browsing.
Internet Explorer juga menyimpan catatan dari password dan setiap halaman yang anda kunjungi, bahkan setelah anda menutup dan melakukan log out.

Nonaktifkan fitur pengingat password tersebut.
Sebelum anda pergi ke web, nonaktifkan fitur Internet Explorer yang "mengingatkan" password Anda.

- Di Internet Explorer, klik ikon Tools  atau dengan menekan tombol Alt + x pada keyboard,  kemudian pilih Internet Options.



- Klik Content tab, dan kemudian klik Settings disebelah AutoComplete.


- Klik kotak/memberi centang pada User names and passwords on forms. kemudian klik OK




Menghapus berkas Internet sementara dan Riwayat
Ketika anda selesai menggunakan komputer tersebut, anda dapat membantu melindungi informasi pribadi anda dengan menghapus berkas Internet sementara. Untuk informasi tentang cara menghapus berkas lihat gambar berikut.




4. Waspadalah orang disekitar anda
Bila anda menggunakan komputer umum, perhatikan orang yang melintas atau berdekatan dengan anda yang bisa saja melihat atau memperhatikan aktifitas anda saat memasukkan password atau  sedang merangkum informasi pribadi.

5. Jangan memasukkan atau menyimpan informasi pribadi di komputer publik (umum)
Langkah-langkah ini memberikan perlindungan (menghindari) terhadap prilaku hacker yang menggunakan komputer publik setelah anda. Namun perlu diingat bahwa penyadap (pencuri data) bisa saja telah menginstal perangkat lunak yang canggih di komputer publik yang mencatat setiap aktifitas anda (biasanya menggunakan program seperti keyloger) dan kemudian informasi tersebut dikirim melalui email ke penyadap (pencuri data) tersebut.
Maka bukan masalah jika anda tidak menyimpan informasi atau telah menghapus jejak anda. Bagi mereka penyadap (pencuri data) masih bisa mencuri akses ke informasi tersebut.
Jika anda benar-benar ingin aman, hindari melalukan aktifitas internet banking, mengecek email perusahaan, atau informasi penting lainnya di komputer publik.


Tips Aman Saat Menggunakan Komputer Publik Menurut Microsoft



Saat anda menggunakan komputer publik (umum) di perpustakaan, warnet, kafe, bandara, dan kantor akan lebih aman jika anda mengikuti beberapa aturan sederhana berikut. Baca tips ini, untuk membantu menjaga kerahasiaan pekerjaan, info pribadi, atau informasi keuangan anda. Karena tanpa kita sadari bisa saja akun data kita terlacak atau bahkan masuk perangkap hacker yang dengan toolsnya menyebar ranjau keyloger.

1. Jangan simpan informasi logon
Selalu log out dari situs web dengan mengklik "logout" saat meninggalkan situs tersebut. Sebenarnya  anda tidak boleh sekedar menutup jendela browser atau langsung mengetik alamat lain setelah hendak meninggalkan sebuah situs.
Banyak program (terutama website jaringan sosial, web mail, dan program-program instant messenger) menggunakan fitur login otomatis yang tanpa anda sadari hal tersebut akan menyimpan nama pengguna dan sandi anda. Jangan lupa menonaktifkan opsi ini sehingga tidak ada yang dapat log in menggunakan akun anda.

2. Jangan meninggalkan komputer tanpa pengawasan jika masih terdapat informasi penting pada layar
Jika anda ingin hendak meninggalkan komputer, cobalah menutup semua program dan tutup semua layar windows yang mungkin menampilkan informasi penting (sensitif).

3. Menghapus jejak anda
Internet Explorer menawarkan InPrivate browsing yang tidak akan meninggalkan jejak kegiatan web tertentu. Untuk informasi lebih lanjut, lihat fitur Internet Explorer 9 : InPrivate Browsing.
Internet Explorer juga menyimpan catatan dari password dan setiap halaman yang anda kunjungi, bahkan setelah anda menutup dan melakukan log out.

Nonaktifkan fitur pengingat password tersebut.
Sebelum anda pergi ke web, nonaktifkan fitur Internet Explorer yang "mengingatkan" password Anda.

- Di Internet Explorer, klik ikon Tools  atau dengan menekan tombol Alt + x pada keyboard,  kemudian pilih Internet Options.



- Klik Content tab, dan kemudian klik Settings disebelah AutoComplete.


- Klik kotak/memberi centang pada User names and passwords on forms. kemudian klik OK




Menghapus berkas Internet sementara dan Riwayat
Ketika anda selesai menggunakan komputer tersebut, anda dapat membantu melindungi informasi pribadi anda dengan menghapus berkas Internet sementara. Untuk informasi tentang cara menghapus berkas lihat gambar berikut.




4. Waspadalah orang disekitar anda
Bila anda menggunakan komputer umum, perhatikan orang yang melintas atau berdekatan dengan anda yang bisa saja melihat atau memperhatikan aktifitas anda saat memasukkan password atau  sedang merangkum informasi pribadi.

5. Jangan memasukkan atau menyimpan informasi pribadi di komputer publik (umum)
Langkah-langkah ini memberikan perlindungan (menghindari) terhadap prilaku hacker yang menggunakan komputer publik setelah anda. Namun perlu diingat bahwa penyadap (pencuri data) bisa saja telah menginstal perangkat lunak yang canggih di komputer publik yang mencatat setiap aktifitas anda (biasanya menggunakan program seperti keyloger) dan kemudian informasi tersebut dikirim melalui email ke penyadap (pencuri data) tersebut.
Maka bukan masalah jika anda tidak menyimpan informasi atau telah menghapus jejak anda. Bagi mereka penyadap (pencuri data) masih bisa mencuri akses ke informasi tersebut.
Jika anda benar-benar ingin aman, hindari melalukan aktifitas internet banking, mengecek email perusahaan, atau informasi penting lainnya di komputer publik.


12/03/2011

Mengenal Klasifikasi Jaringan Berdasarkan Geografis (Area)



Kita telah mengetahui bahwa sekumpulan atau serangkaian komputer yang saling terhubung satu dengan yang lainnya akan membentuk sebuah jaringan. Adapun pengelompokan (klasifikasinya) berdasarkan jarak area maupun geografisnya, maka terbagi menjadi :

1. Jaringan Area Lokal disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil seperti jaringan komputer kampus,gedungkantor, dalam rumahsekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10 atau 100 Mbit/s.Tipe jaringan ini dapat dibangun untuk wilayah yang mencakup jangkauan hingga beberapa kilometer. 
LAN mempunyai ukuran yang terbatas, yang berarti bahwa waktu transmisi pada keadaan terburuknya terbatas dan dapat diketahui sebelumnya. Dengan mengetahui keterbatasnnya, menyebabkan adanya kemungkinan untuk menggunakan jenis desain tertentu. Hal ini juga memudahkan manajemen jaringan. 

Gambar Topologi LAN Sederhana

2. Jaringan Area Metropolis disingkat MAN pada dasarnya mengacu dan menggunakan teknologi yang hampir sama dengan jaringan LAN , namun area cakupannya lebih besar hingga pulahan sampai ratusan kilo meter (10-50Km). Jaringan ini membutuhkan 
transfer data berkecepatan tinggi (teknologi High-Capacity Backbone seperti fiber optic) untuk  membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota dengan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya. Seperti yang dijelaskan pada standar IEEE 802-2002, bahwa "MAN dioptimalkan untuk area geografis yang lebih besar dari LAN , mulai dari beberapa blok bangunan untuk seluruh kota. MAN juga dapat bergantung pada saluran komunikasi moderat ke kecepatan data berkecepatan tinggi. MAN mungkin dimiliki dan dioperasikan oleh sebuah organisasi pribadi, tapi biasanya digunakan oleh banyak individu dan organisasi. MAN juga mungkin dimiliki dan dioperasikan sebagai utilitas publik. Mereka sering menyediakan sarana untuk internetworking dari jaringan lokal."


Gambar Metropolis Area Network 


3. Jaringan Area Luas disingkat WAN merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. Wilayahnya mencakup geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara atau benua (dengan jangkaun 100-1000Km).  X.25 adalah sebuah protokol WAN yang paling awal dan penting, sering dianggap sebagai "kakek" Frame Relay karena banyak protokol dan fungsi yang mendasari X.25 yang masih digunakan sampai sekarang (dengan upgrade) Frame Relay. Tingkat transmisi biasanya berkisar dari 1200 bit/s sampai 24 Mbit/s, meskipun beberapa koneksi seperti Leased line ATM dan dapat mencapai kecepatan lebih dari 156 Mbit/s. Hubungan komunikasi yang biasa digunakan dalam WAN yaitu saluran telepon, microwave link & saluran satelit.


Gambar Wide Area Network

Mengenal Klasifikasi Jaringan Berdasarkan Geografis (Area)



Kita telah mengetahui bahwa sekumpulan atau serangkaian komputer yang saling terhubung satu dengan yang lainnya akan membentuk sebuah jaringan. Adapun pengelompokan (klasifikasinya) berdasarkan jarak area maupun geografisnya, maka terbagi menjadi :

1. Jaringan Area Lokal disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil seperti jaringan komputer kampus,gedungkantor, dalam rumahsekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10 atau 100 Mbit/s.Tipe jaringan ini dapat dibangun untuk wilayah yang mencakup jangkauan hingga beberapa kilometer. 
LAN mempunyai ukuran yang terbatas, yang berarti bahwa waktu transmisi pada keadaan terburuknya terbatas dan dapat diketahui sebelumnya. Dengan mengetahui keterbatasnnya, menyebabkan adanya kemungkinan untuk menggunakan jenis desain tertentu. Hal ini juga memudahkan manajemen jaringan. 

Gambar Topologi LAN Sederhana

2. Jaringan Area Metropolis disingkat MAN pada dasarnya mengacu dan menggunakan teknologi yang hampir sama dengan jaringan LAN , namun area cakupannya lebih besar hingga pulahan sampai ratusan kilo meter (10-50Km). Jaringan ini membutuhkan 
transfer data berkecepatan tinggi (teknologi High-Capacity Backbone seperti fiber optic) untuk  membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota dengan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya. Seperti yang dijelaskan pada standar IEEE 802-2002, bahwa "MAN dioptimalkan untuk area geografis yang lebih besar dari LAN , mulai dari beberapa blok bangunan untuk seluruh kota. MAN juga dapat bergantung pada saluran komunikasi moderat ke kecepatan data berkecepatan tinggi. MAN mungkin dimiliki dan dioperasikan oleh sebuah organisasi pribadi, tapi biasanya digunakan oleh banyak individu dan organisasi. MAN juga mungkin dimiliki dan dioperasikan sebagai utilitas publik. Mereka sering menyediakan sarana untuk internetworking dari jaringan lokal."


Gambar Metropolis Area Network 


3. Jaringan Area Luas disingkat WAN merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. Wilayahnya mencakup geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara atau benua (dengan jangkaun 100-1000Km).  X.25 adalah sebuah protokol WAN yang paling awal dan penting, sering dianggap sebagai "kakek" Frame Relay karena banyak protokol dan fungsi yang mendasari X.25 yang masih digunakan sampai sekarang (dengan upgrade) Frame Relay. Tingkat transmisi biasanya berkisar dari 1200 bit/s sampai 24 Mbit/s, meskipun beberapa koneksi seperti Leased line ATM dan dapat mencapai kecepatan lebih dari 156 Mbit/s. Hubungan komunikasi yang biasa digunakan dalam WAN yaitu saluran telepon, microwave link & saluran satelit.


Gambar Wide Area Network

11/27/2011

Sejarah Jaringan Komputer



Karena blog ini nantinya akan membahas tentang seluk beluk jaringan komputer, maka tidak ada salahnya anda mengetahui asal muasal atau sejarah dari jaringan komputer. Sebuah jaringan komputer , sering hanya disebut sebagai jaringan adalah kumpulan komponen hardware dan komputer yang saling berhubungan dengan saluran komunikasi yang memungkinkan berbagi sumber daya dan informasi.[ 1 ]

Sejarah jaringan komputer bermula dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika yang digagas oleh sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Universitas Harvard yang dipimpin profesor Howard Aiken.[3] Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama.[3] Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian.[3]




Sejarah Jaringan Komputer



Karena blog ini nantinya akan membahas tentang seluk beluk jaringan komputer, maka tidak ada salahnya anda mengetahui asal muasal atau sejarah dari jaringan komputer. Sebuah jaringan komputer , sering hanya disebut sebagai jaringan adalah kumpulan komponen hardware dan komputer yang saling berhubungan dengan saluran komunikasi yang memungkinkan berbagi sumber daya dan informasi.[ 1 ]

Sejarah jaringan komputer bermula dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika yang digagas oleh sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Universitas Harvard yang dipimpin profesor Howard Aiken.[3] Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama.[3] Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian.[3]